Analisa Teknikal GBP/USD – 24 September 2025
Pasangan mata uang GBP/USD melanjutkan kenaikan tipis untuk hari kedua berturut-turut pada Selasa, setelah rebound teknis dari area Exponential Moving Average (EMA) 50-hari di sekitar 1,3500. Walaupun data Purchasing Managers Index (PMI) Inggris keluar lebih lemah dari perkiraan, Pound Sterling tetap mencatat penguatan karena Dolar AS kehilangan momentumnya di pasar global.
Data PMI Inggris menunjukkan perlambatan yang lebih cepat dari ekspektasi, menegaskan kekhawatiran pasar bahwa pertumbuhan ekonomi Inggris masih rapuh. Sementara itu, PMI AS untuk bulan September juga melemah, meski sesuai dengan perkiraan. Kondisi ini menahan Dolar AS dari penguatan lebih lanjut, sehingga memberi ruang bagi Pound untuk bertahan.
Sentimen Ekonomi Makro
- PMI Inggris: Turun lebih dalam dari perkiraan, menekan outlook ekonomi, namun pasar memilih untuk fokus pada pelemahan USD.
- PMI AS:
- PMI Manufaktur turun ke 52,0 (dari 53,0 sebelumnya).
- PMI Jasa terkoreksi ke 53,9 (dari 54,5).
Meskipun keduanya melemah, output AS tetap berada di level ekspansi dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi sekitar 2,2% per tahun.
- Risiko ke depan: Investor menunggu data inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE) hari Jumat, yang bisa menjadi pemicu besar arah selanjutnya USD.
Analisa Teknikal GBP/USD
- Support Utama
- 1,3500 (EMA50) → menjadi titik rebound teknis. Selama harga bertahan di atas area ini, bias jangka pendek masih cenderung bullish.
- Support tambahan berada di 1,3450, yang bisa diuji jika tekanan jual kembali muncul.
- Resistance Kunci
- Resistance terdekat terlihat di sekitar 1,3580 – 1,3600. Penembusan di atas level ini berpotensi membuka jalan menuju 1,3660.
- Jika momentum bullish kuat, target selanjutnya adalah 1,3720, area yang bisa menjadi uji psikologis berikutnya.
- Indikator Teknis
- RSI (Harian): Masih berada di atas level 50 → mengindikasikan momentum bullish tetap hidup meski agak melemah.
- MACD: Mendatar, namun masih di area positif → mendukung potensi kenaikan lanjutan.
- EMA50: Berhasil menahan koreksi → valid sebagai support dinamis.
Prospek Jangka Pendek
- Bullish Scenario: Selama bertahan di atas 1,3500, GBP/USD berpotensi melanjutkan kenaikan menuju 1,3600 dan 1,3660.
- Bearish Scenario: Jika gagal mempertahankan posisi di atas 1,3500, harga bisa kembali melemah ke 1,3450, bahkan ke area 1,3400.
Kesimpulan
GBP/USD saat ini masih mencoba mempertahankan momentum rebound, meski data ekonomi Inggris kurang mendukung. Kelemahan Dolar AS memberikan ruang bagi Pound untuk bergerak naik. Namun, arah selanjutnya akan sangat bergantung pada data inflasi PCE AS akhir pekan ini.
Untuk trader, setiap penurunan ke area 1,3500 dapat dipandang sebagai peluang beli (buy on dip), selama harga tidak menembus ke bawah support tersebut secara meyakinkan.