
Emas berhasil menembus dan mencatat penutupan harian di atas level psikologis US$3.700. Breakout ini menjadi sinyal penting bagi para pedagang bullish karena menunjukkan adanya tenaga baru untuk melanjutkan reli. Menariknya, kenaikan ini terjadi meskipun indikator Relative Strength Index (RSI) harian sudah berada di area jenuh beli, menandakan momentum bullish masih cukup solid.
Dengan kondisi ini, bias jangka pendek emas tetap positif, dan setiap penurunan justru dipandang sebagai peluang beli (buy on dip).
Emas masih dalam bias bullish yang sehat setelah breakout di atas US$3.700. RSI yang jenuh beli belum memicu pembalikan tren, sehingga setiap penurunan masih dapat dianggap sebagai peluang beli. Selama harga tetap di atas US$3.685–3.700, prospek jangka pendek tetap positif dengan target utama di US$3.750–3.800.
Multi-Level Grid Trading M...
Bitcoin: Asia Serves Toxic...
Pasar Forex Curang? ...
Gartley Pattern MQL5: The ...