
Halo para trader yang budiman. Setelah kemarin kita membahas si cantik Butterfly Pattern yang suka terbang ke sana ke mari, hari ini kita akan masuk ke gua yang lebih gelap. Kita akan membahas saudaranya yang lebih "akurat" tapi sering disalahpahami: The Bat Pattern.
Bukan, ini bukan soal Bruce Wayne atau Gotham City. Ini adalah pola harmonik yang ditemukan oleh Scott Carney pada tahun 2001. Jika Butterfly adalah tipe pola yang suka "bablas" (ekstensi), Bat Pattern adalah tipe yang tahu diri (retracement). Pola ini sangat dicintai oleh trader profesional karena rasio Win Rate-nya yang konon katanya cukup seksi.
Masalahnya, mencari pola Bat di chart secara manual itu seperti mencari jodoh di aplikasi kencan: banyak yang mirip, tapi pas didekati ternyata palsu (zonk). Mata Anda akan lelah mengukur apakah kaki B menyentuh Fibonacci 0.50 atau 0.618. Salah sedikit, itu bukan Bat, itu Gartley! Nah, di sinilah MQL5 masuk sebagai pahlawan kesiangan Anda. Mari kita buat robot yang melakukan pekerjaan membosankan itu.
Sebelum kita menyuruh robot bekerja, kita harus tahu dulu apa yang kita cari. Bat Pattern memiliki struktur 5 titik (X, A, B, C, D) yang mirip huruf "M" (untuk Bearish) atau "W" (untuk Bullish). Tapi jangan asal lihat huruf M lalu Sell.
Perbedaan paling krusial antara Bat dengan pola lain (seperti Gartley) ada di Titik B dan Titik D:
Kita akan membedah artikel MQL5 Part 9 ini menjadi langkah-langkah logis yang bisa dimengerti bahkan oleh Anda yang alergi matematika.
Sama seperti strategi Butterfly, robot pertama-tama harus memetakan "puncak" dan "lembah". Kita tidak menggunakan indikator ZigZag bawaan yang sering repaint (berubah-ubah). Kita menggunakan logika Price Action murni:
"Sebuah titik disebut High jika dia lebih tinggi dari 5 candle di kiri dan 5 candle di kanan."
Setelah titik X, A, B, dan C ditemukan, robot akan mengeluarkan kalkulatornya. Dia akan mengecek:
Jika satu saja syarat ini tidak terpenuhi (misal kaki C terlalu pendek), robot akan membuang pola tersebut ke tempat sampah. Tidak ada toleransi "mirip-mirip dikit". Di sinilah keunggulan robot dibanding mata manusia yang sering bias.
Jika harga menyentuh level 88.6% dari XA, robot akan langsung eksekusi:
Mari kita intip sedikit bagaimana logika ini ditulis dalam kode MQL5. Jangan pusing, kita fokus pada logikanya.
Kita menggunakan struct Pivot untuk menyimpan data harga dan waktu dari setiap swing. Semua swing ini disimpan dalam array dinamis. Kenapa? Karena untuk membentuk pola Bat, kita butuh data historis (titik X mungkin terjadi 3 hari yang lalu).
Ini adalah fungsi di mana "sihir" terjadi. Robot mengambil 5 titik swing terakhir, lalu melakukan tes matematika.
// Logika Sederhana (Pseudo-code)
double XA = MathAbs(X.price - A.price);
double AB = MathAbs(A.price - B.price);
double Ratio_XB = AB / XA;
// Cek apakah ini Bat atau Gartley?
if (Ratio_XB >= 0.382 && Ratio_XB <= 0.50) {
Print("Potensi Bat Pattern Terdeteksi! Siapkan jaring di 88.6%");
} else if (Ratio_XB >= 0.618) {
Print("Ini Gartley, Bos. Skip dulu.");
return;
}
Salah satu fitur keren di artikel ini adalah robotnya jago menggambar. Dia menggunakan ObjectCreate untuk menggambar segitiga XAB dan BCD dengan warna berbeda.
- Hijau Pupus (Lime): Bullish Bat.
- Merah Darah (Red): Bearish Bat.
Ini penting agar Anda bisa memverifikasi secara visual apakah robotnya "mabuk" atau memang polanya valid.
Trading harmonic pattern tanpa Stop Loss adalah cara tercepat menuju kebangkrutan. Robot ini dilengkapi dengan manajemen risiko otomatis:
Robot akan menghitung lot size berdasarkan risiko, lalu menempatkan garis putus-putus di chart sebagai penanda level entry, SL, dan TP.
Saat trading manual, Anda sering ragu. "Ini Bat atau Crab ya? Kok kakinya panjang sebelah?" Robot tidak ragu. Yes or No. Valid or Invalid. Eksekusi lebih cepat dari kedipan mata Anda.
Mata manusia susah membedakan retracement 50% dan 61.8% secara sekilas. Bagi robot, 0.50000 dan 0.61800 adalah dua angka yang sangat berbeda. Akurasi ini krusial dalam membedakan Bat (yang targetnya di 88.6%) dengan Gartley (yang targetnya di 78.6%).
Anda tidak perlu begadang menunggu harga menyentuh titik D. Pasang robot di VPS, biarkan dia berjaga layaknya Batman menjaga Gotham City.
Sebelum Anda kegirangan dan deposit seluruh tabungan, saya harus menyiramkan air dingin realita. Backtest menunjukkan bahwa Bat Pattern yang sempurna itu jarang muncul. Kita bicara soal puluhan trade dalam setahun, bukan ratusan trade sehari.
Selain itu, pasar yang sedang trending sangat kuat bisa menghancurkan pola harmonik apa pun. Bat Pattern adalah strategi Mean Reversion (pembalikan). Mencoba menangkap pisau jatuh (falling knife) di titik D selalu berisiko, meskipun probabilitasnya tinggi.
Artikel MQL5 Part 9 ini adalah panduan solid bagi Anda yang ingin naik kelas dari "trader garis trendline miring" menjadi "trader algoritma harmonik". Bat Pattern menawarkan rasio Risk:Reward yang fantastis karena SL-nya tipis (di titik X) dan TP-nya lebar.
Dengan memindahkan logika rumit ini ke dalam kode MQL5, Anda membebaskan otak Anda dari beban kalkulasi matematis. Biarkan komputer yang menghitung fibonacci, Anda fokus menghitung profit (atau evaluasi loss).
Ingat, secanggih apa pun robotnya, dia tetap butuh pilot yang waras. Jangan overleverage, dan jangan paksa robot trading saat ada berita High Impact (NFP/FOMC) yang bisa membuat pola harmonik jadi berantakan.
Tertarik mencoba robot "Batman" ini atau ingin belajar coding pola harmonik lainnya seperti Gartley dan Crab?
Jangan lupa untuk Follow akun social media INVEZTO sekarang juga! Kami rutin membedah strategi algo-trading, memberikan tutorial coding MQL5 yang renyah, dan tips psikologi trading biar Anda gak gampang kena mental. Klik follow, dan mari kita tangkap cuan dengan gaya elegan!
Multi-Level Grid Trading M...
Bitcoin: Asia Serves Toxic...
Pasar Forex Curang? ...
Gartley Pattern MQL5: The ...