Our professional Customer Supports waiting for you! Contact now
Everyday: 09:00am - 10:00pm
By Invezto in Trading Insight on 29 Aug, 2025

Bitcoin Menguat Didukung Adopsi Blockchain: Menuju Breakout US$ 120 Ribu?

Pasar kripto kembali menunjukkan sinyal positif dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin (BTC) naik, didorong oleh kabar semakin luasnya adopsi teknologi blockchain ke pasar tradisional serta dukungan institusional yang makin kokoh.

Berdasarkan data Coinmarketcap, Jumat (29/8/2025) pukul 6.30 WIB, kapitalisasi pasar kripto global menguat 0,93% menjadi US$ 3,89 triliun. Bitcoin sebagai aset kripto terbesar tercatat naik 0,97% dalam 24 jam terakhir ke level US$ 112.434 per koin atau sekitar Rp 1,83 miliar (kurs Rp 16.354).


Pergerakan Pasar Kripto 24 Jam Terakhir

Selain Bitcoin, beberapa altcoin utama juga bergerak positif. Binance (BNB) naik 2,02% ke US$ 875, Solana (SOL) melesat 4,83% ke US$ 214, dan Dogecoin (DOGE) menguat 1,83% ke US$ 0,22.
Namun, tidak semua aset bergerak searah: Ethereum (ETH) justru melemah 0,4% ke US$ 4.499, sementara XRP turun tipis 0,25% ke US$ 2,96.

Kondisi ini menandakan bahwa sentimen positif lebih terkonsentrasi pada Bitcoin dan altcoin tertentu, dengan Ethereum masih menghadapi tekanan jangka pendek.


Faktor Fundamental: Blockchain Masuk Pasar Tradisional

Katalis utama penguatan kripto datang dari pengumuman Departemen Perdagangan AS. Dua proyek blockchain besar, Chainlink (LINK) dan Pyth (PYTH), akan menjadi penyedia data ekonomi resmi Amerika Serikat langsung on-chain.

  • Pyth akan menghadirkan data GDP historis selama 5 tahun.
  • Chainlink menyediakan enam indikator makroekonomi lintas blockchain, termasuk di Ethereum dan Avalanche.

Langkah ini dinilai sebagai gebrakan besar: data makroekonomi yang biasanya hanya beredar di institusi finansial kini bisa diakses langsung lewat blockchain. Implikasinya luas, mulai dari manajemen risiko, DeFi, pinjaman, hingga prediction market.

Tidak heran, sentimen ini memperkuat keyakinan bahwa adopsi institusional terhadap Bitcoin semakin dekat.


Faktor Politik & Institusional: Dari El Salvador hingga Trump Brothers

Selain faktor teknologi, politik global juga mendorong momentum Bitcoin:

  1. El Salvador kembali mencuri perhatian. Presiden Nayib Bukele menegaskan bahwa negaranya tetap melanjutkan akuisisi Bitcoin meski ada pinjaman IMF senilai US$ 1,4 miliar.
    • Saat ini El Salvador memegang 6.282 BTC senilai lebih dari US$ 709 juta.
    • Pasar prediksi memperkirakan valuasi kepemilikan BTC El Salvador bisa menembus US$ 1 miliar pada akhir 2025.
  2. IPO Penambangan Bitcoin di Nasdaq.
    Perusahaan tambang kripto American Bitcoin, didukung Eric & Donald Trump Jr, akan melantai di Nasdaq melalui merger dengan Gryphon Digital Mining.
    • Hut 8 memegang kepemilikan 80%, sementara entitas Trump bersaudara menguasai sekitar 98% saham entitas baru.
    • Dengan dukungan Winklevoss twins, perusahaan ini berencana ekspansi penambangan ke Hong Kong dan Jepang.

Dua faktor ini menegaskan bahwa Bitcoin kini bukan hanya aset digital, melainkan sudah menjadi alat geopolitik dan instrumen investasi Wall Street.


Analisis Teknikal Bitcoin: Breakout Tinggal Menunggu Waktu?

Secara teknikal, Bitcoin masih bergerak di kisaran US$ 112 ribu, mendekati batas atas descending channel. Resistance kuat berada di level US$ 116.850. Level ini menjadi penghalang utama reli sejak Agustus 2025.

  • Jika tembus US$ 116.850 dengan volume besar, target berikutnya terbuka ke US$ 120.900–US$ 124.450.
  • Jika gagal bertahan di atas 50-SMA (US$ 111.563), potensi koreksi ke US$ 108.695 – US$ 105.150 masih ada.

Indikator teknikal menunjukkan perbaikan:

  • RSI kembali ke level 55, bangkit dari area oversold.
  • MACD mulai berbalik bullish.
  • Sumbu bawah panjang di kisaran US$ 111 ribu menandakan minat beli aktif.

Strategi Trader: Agresif atau Konservatif?

Dari kondisi pasar saat ini, ada dua strategi yang bisa dipertimbangkan:

  1. Trader Agresif → bisa mulai akumulasi dan membidik area US$ 120 ribu – US$ 124 ribu sebagai target jangka pendek.
  2. Investor Konservatif → sebaiknya menunggu konfirmasi breakout valid di atas US$ 116.850 dengan volume besar sebelum masuk posisi.

Arus masuk ETF yang kembali deras serta dukungan institusional yang kian kuat menjadi faktor pendukung. Jika sentimen ini berlanjut, tidak menutup kemungkinan Bitcoin bisa menguji US$ 130 ribu dalam beberapa bulan mendatang.


Kesimpulan

Momentum Bitcoin kali ini bukan sekadar teknikal, tetapi juga didukung oleh fundamental kuat: adopsi blockchain oleh pemerintah AS, dukungan politik dari El Salvador hingga Trump brothers, serta arus institusional yang makin deras.

Dengan struktur pasar yang semakin rapat, Bitcoin berada di ambang breakout penting. Level US$ 116.850 akan menjadi kunci: jika tembus, perjalanan menuju US$ 120 ribu – US$ 124 ribu terbuka lebar, bahkan peluang ke US$ 130 ribu semakin realistis.

Bagi pelaku pasar, ini saatnya menyiapkan strategi yang tepat: agresif membidik momentum atau konservatif menunggu konfirmasi.

You may also like

Related posts